Pada isyarat yang menyimpan berjuta makna
tersisipkan kisah dari gelap dan pekatnya kesepian
dan bulir air mata yang luruh menyeluruh
bersama tinta-tinta yang berkabung penuh rasa
mungkin goresannya telah menyayat kelu
lebih mendalam dari yang pertama
terpagut wajahnya pada halus detik-detik yang menertawainya
menjadi lebih kontras dengan air mata yang meluruh
sesal, ya, sesal juga yang akhirnya melaburi langit-langitnya
juga tembok-tembok menjadi peta dari kuas dan bukan pena lagi
kembali pada dingin yang membeku dalam tatapannya
jatuh terpuruk, kaku
dibekukan rasa sakit dari ketak-mengertian kekasihnya
kini kemurungan bersemayam di telatah jiwanya.
roxy, 14 Februari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar